Mix And Match Gaun Pengantin Muslim Yang Baik: Seperti Apa Ya?

Perpaduan warna merupakan salah satu unsur dalam memilih pakaian. Apalagi untuk gaun pengantin muslim yang harus disatukan dengan kerudung senada. Belum lagi antara mempelai pria dan wanita harus berimbang komposisinya agar tidak terlihat timpang. Lalu, apa saja yang harus diperhatikan ketika ingin mix and match secara sempurna? Berikut tahapan yang bisa dilakukan. 

Gaun pengantin Muslim modern


Step 1: Belajar Warna Primer dan Sekunder

Tahapan yang pertama untuk bisa mengkombinasikan warna secara maksimal untuk gaun pengantin muslim adalah belajar warna primer dan sekunder. Warna primer ada 3, yaitu merah, biru, dan kuning. Sedangkan warna sekunder adalah ungu yang merupakan gabungan dari merah dan biru, oranye yang merupakan gabungan dari merah dan kuning, serta hijau yang merupakan gabungan dari kuning dan biru. 

Step 2: Belajar Warna Kontras 

Selain belajar warna primer dan sekunder, untuk membuat gaun pengantin muslim mewah kamu harus mengerti betul tentang warna kontras. Meskipun jarang digunakan, tetapi warna kontras biasanya cocok untuk acara pernikahan maupun perayaan lain. 

Warna kontras untuk gaun pengantin muslim modern bisa menggunakan gold atau silver. Warna emas lebih cocok dikombinasikan dengan hitam, merah, oranye, hijau, atau warna-warna turunan dari merah. Sedangkan warna perak lebih cocok dikombinasikan dengan biru, ungu, abu-abu, atau warna turunan dari biru. 

Step 3: Memadukan Selera dengan Pasangan

Baik gaun pengantin muslim simple maupun yang rumit tentu harus cocok antara mempelai pria maupun wanitanya. Misalnya jika kamu suka warna hijau dan pasangan suka warna biru, tentu keduanya tidak bisa disatukan karena tidak kontras dan terkesan mati. Jadi, pilihlah warna lain yang representative misalnya toska atau turquoise yang berada di antara keduanya. 

Selain mempertimbangkan selera, sisi feminisme dan maskulinitas juga harus tetap ditonjolkan. Misalnya jika kamu penyuka warna pink, maka baju jas pria jangan diberi warna pink juga. Cukup gaun pengantinmu yang dibuat dari warna pink. Lalu mempelai pria bisa memakai warna senada misalnya merah bata, cokelat atau biru. 

Jika warnanya biru, maka di gaun pengantin mempelai wanita harus ada akses warna biru juga dengan komposisi seimbang. Jangan terlalu dominan ketika memilih gaun pengantin karena hal ini berkaitan dengan selera serta nilai estetikanya di hadapan para tamu undangan. 

Step 4: Jangan Lupa Kerudung Juga Harus Matching

Sebagai wanita berhijab, kamu tentu ingin tetap memakai kerudung di hari istimewa seperti pernikahan. Oleh karena itu, jangan lupa merencanakan warna kerudung serta bahannya juga. Ada 2 jenis kerudung yaitu yang dibeli dan dan dijahit sendiri atau ikut sepaket dengan gaun. Sebaiknya jahitkan jadi satu saja ke desainer atau butik yang sama sehingga bisa benar-benar cocok dengan gaunnya. 

Jika terpaksa beli sendiri karena gaunnya menyewa, maka pilih warna yang cocok dan jangan terlalu jauh. Sebaiknya jangan menggunakan 2 warna primer yang sama supaya lebih nyaman dilihat. Misalnya warna merah dan kuning, biru dan kuning, atau merah dan biru bukan kombinasi yang cocok untuk acara pernikahan meskipun cocok untuk acara lain atau jika gradasinya ditambah maupun dikurangi. 

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mix and match gaun pengantin muslim secara maksimal. Jangan lupa selalu berkomunikasi dengan pasangan untuk bisa mewujudkan impian bersama dan menyatukan keinginan masing-masing terutama terkait pakaian di acara sakral tersebut. Rencanakan jauh-jauh hari sebelumnya karena proses pembuatan gaun tentu membutuhkan waktu lama. 

Mohon untuk berkomentar dengan baik, untuk komentar spam akan kami hapus.

Click to comment