Senin, 14 Januari 2019

Inspirasi Busana Pengantin Muslim Untuk Perempuan Berbadan Ekstra

Cantik tak selalu digambarkan lewat perempuan berbadan langsing dan tinggi semampai. Perempuan berbadan ekstra alias gemuk juga bisa terlihat cantik dan menarik dalam berbagai kesempatan. Termasuk halnya pada momen spesial: pernikahan. Selain riasan wajah, point penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah pemilihan busana pengantin muslim untuk perempuan berbadan ekstra itu sendiri.

Tak semua model busana pengantin cocok dikenakan oleh perempuan gemuk. Ketidaktepatan memilih model dapat membuat si pemakai jadi terlihat 2x lebih besar dari ukuran yang sebenarnya. Beberapa saran yang kerap diterapkan pada busana pengantin muslim untuk perempuan berbadan ekstra antara lain sebagai berikut. 

6 Inspirasi Busana Pengantin Muslim Untuk Perempuan Berbadan Ekstra

6 Inspirasi Busana Pengantin Muslim Untuk Perempuan Berbadan Ekstra


1. Hindari menggunakan model busana pengantin two pieces. Two pieces adalah model busana yang terpisah antara atas dan bawah. Biasanya corak dan warna antara atas dengan bawah dibedakan. Untuk perempuan berbadan langsing sah-sah saja menggunakan model seperti ini. Sebaliknya, perempuan bertubuh ekstra sangat pantang. Alangkah lebih bagus jika menggunakan model one piece. Selain dapat membuat tubuh terlihat lebih slim, model busana pengantin one piece akan terasa lebih nyaman digunakan. 

2. Gaun berpotongan A Line. Gaun pengantin identik berpotongan kembang dan berekor. Namun jika diterapkan untuk perempuan berbadan gemuk dan pendek, hal tersebut justru membuat si pemakai jadi tampak “tenggelam”. Untuk mensiasatinya kenakan gaun pengantin berpotongan A Line. Potongan A line sama sekali tak mengurangi nilai keanggunan. Malah mampu menciptakan ilusi kaki lebih jenjang dan pinggang lebih ramping. Apalagi jika potongannya dimulai di atas pinggul. Sederhana tapi sama sekali tak mengurangi nilai keanggunan. 

3. Singkirkan busana pengantin pressed body. Konon, jika perempuan gemuk mengenakan busana pengantin yang pressed body maka hasilnya akan terlihat lebih langsing. Salah besar! Yang ada malah membuat tonjolan-tonjolan lemak tampak lebih kentara. Lagipula tidak sesuai dengan gaya berpakaian seorang muslimah. Cukuplah memilih busana pengantin dengan ukuran 3-4 senti lebih besar dari ukuran tubuh yang sebenarnya. Sehingga ada jarak antara kulit dengan kain dan menyamarkan lipatan-lipatan tubuh yang berlebihan. Penggunaan long torso atau bustier juga sangat disarankan. Fungsinya bukan hanya untuk menciptakan lekuk di bagian pinggang dan mengempiskan perut sementara waktu saja, tapi juga membuat tampilan dada serta punggung jadi lebih tegak. 

4. Pilih kain berbahan ringan. Busana pengantin untuk perempuan berbadan ekstra memang agak terbatas, termasuk dalam pemilihan bahan. Jauhi kain yang sifatnya tebal, berat, dan kaku seperti beledu atau waffle. Sebab, kain-kain seperti itu justru membuat tubuh jadi kelihatan bertambah gemuk. Jenis kain yang sangat disarankan bisa berupa satin, cerutty, sutra, dan renda. Tentu saja harus disertai kain pelapis (furing) agar tidak transparan.

5. Warna soft, kenapa tidak? Kebanyakan perempuan gemuk lebih PeDe menggunakan busana berwarna gelap seperti hitam, navy, dan maroon. Padahal, warna-warna yang lebih terang pun bukan jadi suatu masalah. Asalkan bukan warna yang terlampau ngejrenk. Di momen pernikahan, warna-warna terbaik yang pantas digunakan perempuan gemuk antara lain dusty, saleem, atau broken white.

6. Aksesoris minimalis. Perempuan gemuk juga harus membatasi penggunaan aksesoris pada busana pengantin yang dikenakan. Aksesoris memang ditujukan untuk menciptakan kesan glamour, namun jika digunakan terlalu berlebihan justru membuat tampilan si pemakai jadi terlalu ramai. Hindari penggunaan aksen bebatuan yang berukuran terlalu besar. Payet berukuran kecil yang disusun secara asimetris merupakan solusi paling tepat untuk busana pengantin perempuan berbadan ekstra.

Tak terlalu sulit memilih model busana pengantin muslim untuk perempuan berbadan ekstra, bukan? Satu hal yang perlu diingat, menarik atau tidaknya seorang perempuan bukan terletak pada ukuran tubuhnya melainkan kepercayaan dirinya.

Advertisement

Mohon untuk berkomentar dengan baik, untuk komentar spam akan kami hapus.
EmoticonEmoticon